Monday, February 09, 2004


  Dibalik Keelokan Danau Toba
Setelah melewati sebuahbukit ,dari balik rerumbunan pohon dan batang-batang pinus yangbanyak tumbuh di pinggiran jalan tanpak hamparan air membiru.Hawa sejuk dan bau air yang segar mulai memenuhi dada dan menyebar kesejukan dan rasa lega.Perlahan-lahan ,rasa penat setelah menempuh perjalanan dari Medan menjadi sirna.

Tentu sebuah pengalaman eksotis yang tak terungkapkan ketika dapat menyaksikan sinar Matahari pagi jatuh di permukaan danau yang tenang itu,atau menikmati keheningan sore hari saat Mentari mulai menyusup di balik cakrawala.Tak salah jika kesemarakan Danau Toba tersiar hingga ke negeri seberang.

Saat memasuki Parapat,sebuah kota di tepian danau Toba,orang akan terkagum-kagum dengan cantiknya alam Toba.Selain itu,keletihan segera sirna ketika orang sejenak menikmati hangatnya kopi sambil mereguk keindahan danau Toba.Kelelahan akan akan lenyap takkala hidangan khas berbagai daerah seperti khas Batak,Minang dll, yang disajikan berbagai rumah makan yang berada di tepian jalan utama kota itu mengisi perut yang sudah keroncongan.Selain itu, keletihan para pelancong dapat dihilangkan saat menikmati kelezatan mangga Parapat yang khas dengan rasa asam-manisnya. Terlepas dari sebuah cerita legenda ,Danau Toba terbentuk dari letusan sebuah gunung berapi ribuan tahun silam .Puncak gunung tersebut runtuh dan terjadilah Danau.Sebahagian reruntuhan terbentuk sebuah Pulau yang disebut Pulau Samosir. Selengkapnya 

Situs ini menampilkan artikel tentang Ajibata Parapat dan sekitarnya di dalam satu website.Kritik dan Saran kirim melalui email ke sczove@yahoo.com


  • September 2003
  • October 2003
  • November 2003
  • December 2003
  • January 2004
  • February 2004
  • Anggun Priyatmoko
    Ernest Simbolon

    Name :
    Web URL :
    Messege :

    blogger
    blogskins
    Hariansib
    Waspada
    Harian Analisa
    Harian Medan Bisnis
    Harian Berita Sore
    w4rnawarni